Salah satu tugas FIFA adalah menentukan peringkat tim nasional suatu negara anggota FIFA yang ditinjau secara internasional.
Peringkat FIFA ini disusun berdasarkan hasil pertandingan yang telah dijalani sebuah team nasional selama empat tahun terakhir. Sistem penilaian ini disosialisasikan setelah penyelenggaraan Piala Dunia 2006 tepatnya sejak 12 Juli 2006.
Sistem penilaian ini mengalami perubahan setelah sebelumnya selama bertahun-tahun FIFA menyusun peringkat klasemen sepak bola dunia berdasarkan pencapaian tim nasional selama delapan tahun. Perubahan ini dilakukan karena adanya kritik dan saran dari beberapa negara anggota FIFA yang menyatakan bahwa kurun waktu delapan tahun kurang mencerminkan peta kekuatan sepak bola masing-masing negara mengingat banyak kejuaraan dunia yang digelar setiap empat tahun sekali, seperti Kejuaraan Piala Dunia dan Piala Eropa.
Fungsi penetapan klasemen ini adalah selain untuk meningkatkan gengsi sebuah negara di mata dunia karena prestasi team sepak bolanya. FIFA juga memberikan beberapa penghargaan khusus yang diberikan kepada negara-negara tertentu berdasarkan prestasi yang diraih dan penilaiannya pun didasarkan dari pencapaian negara tersebut dalam klasemen sepak bola dunia.
Penghargaan-penghargaan tersebut adalah Team Nasional Sepak Bola Terbaik yang diberikan kepada tim nasional dengan poin tertinggi setiap tahun ditinjau secara keseluruhan. Team Nasional Sepak Bola dengan Peningkatan Kualitas Terbaik diberikan kepada team suatu negara yang menunjukkan peningkatan peringkat dalam klasemen sepak bola dunia dan kualitas permainannya.
Penilaian FIFA dalam klasemen sepak bola dunia ini juga berpengaruh terhadap penilaian dan pemberian penghargaan pemain sepakbola terbaik dunia Balon d’Or. Penentuan pemain yang ditetapkan sebagai pemain terbaik dunia tidak hanya berhasil membawa klub sepak bolanya meraih prestasi tertinggi di berbagai kejuaraan namun juga harus memiliki peran signifikan dalam tim nasional di negaranya.
Cara Penilaian FIFA dalam Klasemen Sepak Bola Dunia Landasan FIFA menetapkan perhitungan poin untuk menentukan posisi suatu negara dalam urutan klasemen sepak bola dunia sangatlah sederhana. Team nasional suatu negara yang tampil baik dan memenangkan banyak kejuaraan internasional akan mengumpulkan poin untuk membantunya mencapai urutan tertentu dalam klasemen sepak bola dunia. Intinya semakin sering team sepak bola suatu negara menang melawan team sepak bola negara lain baik itu dalam pertandingan persahabatan maupun sebuah kejuaraan internasional maka semakin banyak pula nilai yang berhasil dikumpulkan. Total angka yang dikumpulkan suatu tim diperoleh dari rata-rata poin yang diraup dari berbagai pertandingan dalam dua belas bulan terakhir ditambah nilai rata-rata yang diperoleh dari pertandingan lebih dari setahun sebelumnya.
Perhitungan FIFA dalam menentukan nilai (Poin, disimbulkan dengan huruf P) untuk menentukan klasemen adalah sebagai berikut.
- Apakah dalam pertandingan tersebut suatu negara menang atau kalah (dilambangkan huruf M = Match/ pertandingan).
- Seberapa penting pertandingan tersebut ditinjau dari kriteria FIFA (dilambangkan huruf I = important/penting). Sebuah pertandingan dalam kejuaraan akan bernilai lebih tinggi dari pertandingan persahabatan.
- Seberapa bagus kekuatan team nasional lawan, hal ini ditinjau dari dua faktor yaitu posisi lawan dalam klasemen sepak bola dunia dan konfederasi mana yang membawahi negara tersebut (dilambangkan dengan T= Team dan C = Confederation).
Nilai yang dikumpulkan sebuah team sepak bola nasional yang menang melawan team sepak bola negara lain dengan peringkat lebih tinggi dalam klasemen sepak bola dunia bernilai lebih tinggi dari kemenangan yang diraih atas negara berperingkat di bawahnya. Maka Poin (P) yang diperoleh negara tersebut dihitung dengan rumus:
0 Komentar untuk "Penentuan Peringkat Negara dalam Sepak Bola Dunia"